Latest Movie :
Recent Movies

Sunday, February 17, 2013

DEMI UCOK


Demi Ucok - 2013

Genre : Komedi
Skor : 3/5
Demi Ucok adalah pilihan tepat untuk bersantai dan ngakak-ngakakan bersama teman se-geng. Ga cuma ceritanya yang membumi (terutama untuk orang yang belum menikah) tapi juga cara penyampaiannya yang simple, ringan dan kocak.

Gloria Sinaga adalah anak semata wayang Mak Gondut. Dia adalah film maker yang berambisi membuat film yang besar, bukan amatiran dan pastinya berkelas. Hanya saja mimpinya itu terbentur dengan adat tradisi suku Batak. Mamaknya yang eksis dan gaol abis sudah menyinggung abis-abisan tentang pernikahan Gloria yang ga kunjung ada tanda-tandanya. Gloria juga sepertinya sudah kebal dengan perintah, permohonan atau ledekan mamaknya itu. Mereka pun bertengkar dan Gloria memilih kabur dari rumah.



Tapi yang namanya mak dan anak tidak dipisahkan sehebat apapun pertengkaran itu. Gloria pun sadar bahwa mamaknya berbuat seperti itu karna dia cinta sama Glo. Kasih ibu sepanjang masa dan tak harap kembali

kemudian bayang-bayang mak Gondut pun terhampar waktu bilang “Kukasi kau duit 1 milyar asal kaunya kawin dulu sama orang batak!” Ekspresinya begini



Hahahaha... GOKIL!

***
Film ini berhasil buat gw ngakak di beberapa part. Bahkan dialognya yang ringan, simple tapi cerdas dan berisi berhasil jleb-jleb gw. Kalo sudah pernah nonton film Cin(t)a, nah ini film besutan sutradara yang sama. Tampilan film ini juga menarik, sangat komikal dan selewatannya berhasil gw ketawa lebar. Seperti tampilan pesta pernikahan orang Batak yang pernah gw alami itu benar-benar lucu!

Beberapa part dari film ini sengaja digambarkan lebay. Tapi lebaynya itu justru berhasil mengundang tawa. Makanya film ini cocoknya ditonton rame-rame, bisa sambil ledek-ledekan. Apalagi kalo diantara kalian ada yang berasal dari suku batak, bisa cross check langsung apa benar orang batak seperti itu.

Gambaran hubungan nyokap dan anak putrinya itu pas. Mungkin ga terliat biasa tapi ngena. Castnya juga cocok! Manyun-manyunnya Glo atau norak-noraknya Mak Gondut yang jadi tokoh sentral film ini sangat pas. Fyi, mak gondut ini berhasil meraih piala citra loh untuk kategori pemeran pendukung wanita terbaik.


Mungkin satu-satunya yang menjadi kekurangan film ini, penyelesaian film yang terkesan buru-buru, jadi endingnya ga terasa wah. Oia, cerita yang endingnya nanggung ini mungkin karena kisah aslinya memang belum ada penyelesaian. Katanya film ini memang berdasarkan pengalaman hidup sang sutradara. Sense of humor nya juga "agak" sedikit menurun di pertengahan film jadi terasa agak monoton tapi itu msih lebih baik dari film Jomblonya Hanung Bramantyo yang juga menampilkan scene komikal dan inovatif bernuansa kental komedi di awal filmnya.

At last, gw rekomendasiin film ini untuk ditonton rame-rame!
(kacamata.blogspot.com)

THE SPY NEXT DOOR

The Spy Next Door - The Spy vs kids

Genre : Action + Komedi + Keluarga
Score : 1.5 of 5 stars

Film yang terhitung lama sudah beredar di Indonesia akhirnya tertonton juga. Meski dengan setengah hati dan berapa kali pause :D Motivasi paling kuat untuk mutar film ini ya, karena Jackie Chan tentunya. Nothing else.

I'm a big fan of him! Tapi sayang banget gw kecewa dengan film ini.

Ok kita cerita dulu sinopsisnya ya...

Bob Ho adalah seorang mata-mata international yang bekerja untuk pemerintah America. Dia mengundurkan diri dari tugasnya karena ingin menikmati masa tuanya dengan hidup normal. Menikah dan memiliki keluarga. Pilihannya jatuh pada wanita single mother, Gilian yang memiliki 3 anak.

Ternyata untuk mendapatkan mereka tidaklah semudah menaklukan para penjahat, ke 3 anak GIlian protes dan tidak ingin memiliki ayah baru. Kesempatan untuk saling kenal dan dekat pun datang ketika Gilian harus ke rumah orangtuanya tanpa harus membawa 3 anaknya. Bob menawarkan diri, siap menjadi pengasuh.



Tanpa dikehendaki, Bob yang memiliki banyak musuh, akhirnya menyeret ketiga anak ini dalam kasus yang rumit dan berbahaya.

Ceritanya sangat biasa. Tidak ada yang baru sama sekali dalam kisah ini. Anak-anak, konflik bahkan adegan action Jackie Chan pun tidak ada yang baru. Gerakan manjat-manjat, memainkan tangga dan menaklukan musuh dengan peralatan yang ada di sekitar, semua bisa tertebak. Pokoknya semua aksi dan guyonan Jackie old school semua. Too bad!



Jangan tanya endingnya, i think we already know before we watch it!

(kacamata.blogspot.com)

Saturday, February 16, 2013

HACHIKO

Hachiko : A dog's story - Based on true and touching story

Genre : Drama (true story)
Score : 3.5 of 5 stars

Tidak pernah terlintas dalam kepala akan menonton film ini. Sampai ketika saya ada di penjual DVD langganan. Mbaknya memaksa saya menontonnya. "Ga rugi mas!" Bahkan ketika saya akan pergi meninggalkan tempat itu, sempat-sempatnya dia berteriak, "Putar filmnya yang paling pertama, mas ya!" Kejadian pertengahan bulan Februari yang cukup menggelikan.

Filmnya memang akhirnya aku beli, tapi kemudian harus mengalah dengan deretan judul film yang memang sudah diniatkan untuk ditonton. Hingga kemudian film ini direview satu persatu oleh teman reviewer dengan skor di atas rata-rata, dan kemudian saya melihat iklannya sedang main di jaringan bioskop Jakarta.

Well, akhirnya saya pun menariknya dari box dan mulai memutarnya.

Film diawali dengan cerita seorang murid di depan kelas yang membanggakan anjing kakeknya sebagai Pahlawan dalam hidupnya. Anjing yang sangat setia terhadap kakenya, Professor Parker Wilson.

Cerita flash back pun bergulir. Asal muasal seekor anak anjing yang saaaaangat lucu (beneran lucuuuuu banget)! Anak anjing itu jatuh dari tumpukan paket di stasiun kereta. Prof. Wilson lah yang menemukan. Mereka langsung akrab.

Setelah berusaha mencari pemilik aslinya atau juga mencari orang yang ingin merawatnya tapi tak kunjung ketemu, akhirnya Anak anjing itu pun di rawat sendiri. Awalnya, Cate, sang isteri, menolak, hingga kemudian luluh juga melihat kedekatan antara suaminya dan anak anjing itu.

Hachi adalah tulisan yang tergantung di leher anak anjing. Artinya delapan. hachiko termasuk anjing langka, anjing kerajaan di negeri Jepang. Begitu penjelasan Ken, sahabat Prof. Wilson.

Waktu berlau, mereka semakin akrab. Hachi selalu mengantar Prof Wilson ke stasiun kereta dan kemudian menjemput Prof. Wilson keluar dari stasiun di tempat yang sama dan jam yang sama. Hingga kemudian terjadi peristiwa yang membuat Prof. Wilson tidak lagi bisa pulang.

Tapi, Hachiko tetap setia menunggu tuannya keluar dari stasiun. Bahkan ketika dia harus pindah ke kota lain karena ikut dengan Andy, putri Prof Wilson, Hachi pun kabur agar bisa berdiri di tempat yang sama dan jam yang sama di depan stasiun. Berharap tuannya pulang dan memeluknya.

Cerita yang fantastis. Terlebih lagi, cerita ini adalah kisah nyata. Sangat mengharukan ketika tau ada Anjing yang begitu setia terhadap tuannya. Kesetiann yang terus diperlihatkan selama sembilan tahun ke depan setelah tuannya meninggal. Kesetiaan yang ditunjukkan sampai Hachiko pun mati.



Tidak heran oleh warga setempat, Hachiko dijadikan sebuah monumen, simbol kesetiaan. Patungnya berdiri tepat di depan stasiun Shibuya, Tokyo. Konon tempat di mana Hachiko selalu berdiri menunggu tuannya.



Film ini lebih terasa feelnya karena, sang anjing benar-benar berakting sangat natural. Saya bisa melihat muka sedihnya ketika kehilangan tuannya.

(kacamata.blogspot.com)

SHERLOCK HOLMES : A GAME OF SHADOWS

Sherlock Holmes : A Game of Shadows (2011)

Genre : Mystery and Suspense
Score : 3/5
 
Film ini jelas menjadi salah satu target wajib nonton ketika resmi ditayangkan di akhir tahun 2011. Mengingat di film sebelumnya banyak kejutan yang menyenangkan yang diberikan Guy Ritchie.

Sherlock dan Watson kembali bermain-main dengan sebuah permainan yang dihadirkan musuh bebuyutannya Prof. Moriarty. Mereka mencoba mencari benang merah untuk mengetahui kemana tujuan Moriarty melakukan teror sebenarnya. Awalnya Watson yang diceritakan akan menjalani hidup baru dengan menikahi Mary, sudah tidak bermain dengan permainan rahasia ini, tapi ternyata dirinyalah awal dari permainan ini. Yup, Watson menjadi target Moriarty untuk mengacaukan investigasi Sherlock.

Film yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini sungguh diawali dengan pembukaan yang boring dan bertele-tele. Beberapa part mampu membuatku memejamkan mata berulangkali. Penjelasan-penjelasan yang tidak penting justru menjadi titik lemah cerita ini. Untungnya di setengah film berikutnya, Ritchie mampu memberikan suguhan aksi yang menarik dan mampu membuat penonton menarik nafas dalam, terutama pas adegan baku tembak di dalam hutan! Keren banget. Ketika si sniper andalan Moriarty mengatur nafas, gw pun baru sadar bahwa gw juga kehabisan nafas. Hehehe...


Dialog-dialog cerdas dalam film ini terasa tidak lagi menjadi suatu suguhan yang menarik atau tidak lagi menjadi surprise sebagaimana dalam film sebelumnya. Visual yang menggambarkan ketajaman otak Holmes dalam memprediksi kejadian berikutnya juga bukanlah hal yang baru. Demikian pula dengan unsur komedi yang diselipkan baik berupa kalimat atau gimmick juga ga terlalu lucu meski ada juga sig beberapa yang berhasil membuatku tertawa.

Yang gw notice dalam film ini adalah keterikatan emosional antara Holmes dan Watson berhasil dihadirkan oleh Downey dan Law. Sebuah hubungan pertemanan yang orang luar liat mungkin gila tapi sebenarnya dalam.


Pengorbanan Holmes ketika membela Watson dari serbuan Moriarty sangat jelas terlihat. Dan ketika Watson kalut melihat Holmes tergeletak kaku karena luka yang diderita pun bisa kita lihat. Great for them!

Oia, 'pergulatan' antara 2 sosok jenius nan briliant antara Holmes dan Moriarty bener-bener menarik. Kompetisi yang murni melibatkan pikiran dan intuisi mereka.

(kacamata.blogspot.com)

DESPICABLE ME

Despicable Me - Sisi baik dari tokoh jahat

Genre : Animation
Score : 3.5 of 5 stars

Gru adalah salah satu tokoh jahat yang berperan besar dalam kegiatan kriminalitas yang terjadi di dunia. Makanya bank kriminal selalu memberikan bantuan kepadanya untuk memperlancar rencana jahat Gru.

Salah satu rencana jahat terbesar adalah, mencuri bulan! Dengan mengandalkan senjata pengecil yang dicuri dari timur tengah, maka rencana ini akan sukses. Hanya saja biaya untuk membuat roketnya tidaklah cukup. Sementara Bank Kriminal itu sudah berpaling ke tokoh jaha baru, Vektor.

Gru merasa Vector menjadi saingan terbesar. Belum lagi senjata pengecil, berhasil dicuri oleh Vector dari tangan Gru. Untungnya Gru melihat celah. Dengan mengadopsi 3 gadis kecil yatim piatu, Gru merasa bisa merebut kembali senjata itu. Ternyata mengadopsi 3 anak itu tidak segampang yang dipikirkan. Ada banyak hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Gru. Tapi kebersamaan itu justru membangkitkan sisi lain dari Gru. Sisi kelembutan yang selama ini selalu ditutupi akibat trauma masa kecil.


Bagi yang sudah menonton film Megamind, mungkin akan merasa ada kemiripan konsep cerita dengan film ini. Yup, film ini duluan rilis memang.

Hanya saja saya lebih menyukai cara bertutur dari film ini. Entah kenapa Despicable me lebih terasa humanis dibanding Megamind. Mungkin karena adanya tokoh ketiga anak kecil itu. Meski sempat kesal juga dengan keberadaan mereka, tapi yes, merekalah yang menumbuhkan emosi dalam film ini. Belum lagi Karakter minons yang lucu dan menggemaskan. I love them all!
(kacamata.blogspot.com)

MU LAN


MU LAN - Kisah seorang Jenderal Wanita

Genre : Action + Drama
Score : 3,5 of 5 stars

Ini bukan tentang Mulan Jamilah, yang mengklain diri sendiri sebagai mahluk paling sexy di dunia. Bukan!

Mulan di sini adalah Mu Lan sang legenda di daratan China. Kisah hidupnya menjadi inspirasi banyak orang. Tidak heran pula, kisahnya kemudian diangkat ke dalam layar lebar berbagai versi. Menurut Tante Wikipedia tercatat tidak kurang dari 9 film, termasuk versi animasinya Disney!

Dan ini adalah film terbaru yang kembali mengangkat kisah Mu Lan. Salah satu pilihan film yang menemaniku di kereta, perjalanan rumah - kantor - rumah :D

Do i have to tell u again about Mu Lan's story here?

Oke... buat kalian yang belum pernah menonton atau mendengar ceritanya, begini :

Ketika negeri China sedang dilanda peperangan, keluarlah Fatwa Wamil bagi semua kaum lelaki yang ada, termasuk Ayah Mu Lan. Karena ayahnya sakit-sakitan, Mu Lan (Vicky Zhou) pun berinisiatif menggantikan peran ayahnya di medan perang, dengan menyamar sebagai pria.



Meski bergender wanita, Mu Lan sangatlah berani. Dan keberanian Mu Lan pun menuai hasil. Dia diangkat menjadi jenderal mendampingi Wen Tai, pangeran kerajaan dalam memimpin pasukan peperangan. Bersama Wen Tai, Mu Lan terus bergerak menyerang.

Mu Lan tidak hanya kuat dan berani, tapi juga cerdas. Terbukti beberapa strategi perang yang diterapkan selalu berhasil kemenangan, meski lawan memiliki jumlah pasukan yang lebih banyak.

Hingga kemudian peristiwa naas pun menimpa Mu Lan dan pasukan perangnya.

Film kolosal seperti ini, memang selalu menarik untuk ditonton. Mungkin karena saya dibesarkan dengan film-film lokal kolosal bergaya Brama Kumbara atau Arya Kamandanu :P

Menariknya lagi, film ini sebenarnya tidak terlalu menjual sisi peperangan. Tapi sisi humanis seorang wanita yang terpaksa terjebak di medan laga. Yang tidak mengenal kata perasaan. Membunuh adalah hal biasa. Menyaksikan mayat lebih biasa lagi.

Setangguh-tangguhnya Mu Lan, sisi wanitanya juga keluar ketika berhadapan dengan Wen Tai. Percintaan yang tidak biasa tapi tetap mengena. Saya suka. Endingnya apalagi.

(kacamata.blogspot.com)

KARATE KID

The Karate Kid - Film Melow buat Kungfu Master

Genre : Action and Adventure
Score : 3 of 5 stars

Jacky Chan kembali beraksi lewat seorang bocah yang baru saja pindah ke China, Dre. Dre ikut ibunya karena mutasi kerja. Mereka akan menghabisi hidupnya di China. Dre pun harus beradaptasi dengan lingkungan barunya termasuk teman-teman sekolahnya.

Sialnya Dre justru bermasalah dengan "preman" sekolah karena berkenalan dengan seorang gadis cantik yang mahir bermain biola. Perseteruan itu pun berkelanjutan karena Dre juga tidak mau mengalah begitu saja. Sialnya lagi, mereka ternyata jago kungfu. Tentu saja Dre jadi bulan-bulanan mereka.

Han (Jacky Chan) pun tergerak melatih Dre agar bisa membungkam perguruan yang mengajarkan Kungfu dengan filosopi yang melenceng dari ajaran kungfu sebenarnya.

Tipikal film kompetisi. Tertindas di awal dan kemudian tertawa mengangkat tangan di akhir.
Yang menjadi catatan saya di sini Jacky Chan nya sendiri. Ini film melow pertama dia yang saya tonton. Tampangnya dalam film ini sangat kalem dan mature. Kebapakannya sangat terlihat. Tidak ada wajah konyol atau ringisan kesakitan ketika sedang berhadapan dengan musuh.



Adegan komedi khas dia pun bisa dibilang tidak ada. Ada tapi sedikit. Meski beberapa adegan berhasil membuat saya tertawa. Oia, kalo berharap Jacky Chan akan berantem dalam film ini sebaiknya siap-siap kecewa karena sepanjang 2 jam lebih berlangsung, hanya satu scene dia berhadapan dengan paa jagoan kungfu cilik itu.

Anda heran kenapa film ini berjudul "Karate" padahal yang ditonjolkan adalah kungfu? Sebenarnya film ini berjudul The Kung Fu Dream di China dan Best Kid di Japan dan Korsel. Tapi begitu didistribusikan di pasar International, judulnya berubah menjadi The Karate Kid. Mungkin lebih familiar mengingat beberapa dekade sebelumnya, pernah ada film sukses berjudul sama.

Pemilihan Jaden Smith memerankan Dre menurutku cerdas. Bocah berkulit hitam ini sangat cocok memerankan karakter Dre, selain alasan marketing yang bisa melebarkan target pasar.

Yang menjadi pertanyaan kenapa film bertarget pasar segala umur ini diselipkan adegan ciuman antara Dre dan Meiying, Gadis biola itu. Saya selalu kesal kalo menemukan film anak-anak tapi berusaha menempelkan cerita romantis di kisah anak-anak itu. Pake ciuman pula. Jadi ingat film How to train your dragon!


(kacamata.blogspot.com)

ICE AGE 4


Ice Age 4 : Continental Drift (2012)

Genre : Animasi
Score : 3/5
Kawanan hewan yang 'aneh' ini kembali beraksi. Manny, Sid dan Diego kembali menunjukkan kekompakannya dalam menjalani sebuah petualangan yang sebenarnya tidak mereka inginkan.

Mother Nature "bergerak" dan penyebabnya adalah Scrat (tupai) pengejar kenari yang tidak ingin jauh dari buah kesayangannya itu (gambaran pergerakan bumi yang menyebakan terbentuknya benua di bumi cukup lucu). Pergerakan ini pula yang menyebabkan, tiga sekawan terpisah dengan rombongan. Mereka terbawa arus menuju lautan luas.
Di lautan itu mereka bertemu dengan bajak laut, yang ngotot ingin menguasai "kapal" mereka. Tapi tentu saja Manny, Sid dan Diego tidak menyerah begitu saja. Hasrat Manny kembali kumpul dengan isteri dan anaknya membuat dia berjuang sekuat tenaga mencari jalan pulang yang hanya diketahui oleh bajak lau tersebut. Dalam kisah ini, giliran Diego yang menemukan tambatan hatinya sementara Sid hanya bisa berbahagia dengan Neneknya yang sudah pikun.



***
Akhirnya nonton juga, setelah tertahan dengan film blockbuster yang lebih kuat pamornya.

Menikmati film animasi memang lebih menyenangkan, terutama di saat-saat kita lagi jenuh atau bete. Tidak perlu terlalu mikir banyak dan semua unsur hiburan ada di dalamnya. 3 karakter dalam film ini memang saling mengisi, tapi seperti biasa Sid selalu menjadi ice breaker di samping Scrat tentunya ya. Gw bahkan berpikir, harusnya Scrat dibuatkan satu film khusus saja. Kegilaannya terhadap kenari bener-bener selalu sukses bikin ngakak.



Animasi film ini terasa lebih bagus dibanding film sebelumnya. Unsur musikalnya juga menyenangkan. Cocok untuk menjadi tontonan keluarga. Sepanjang film, banyak penonton anak kecil yang ikut tergelak melihat aksi-aksi mereka. Meski film ini memang sangat menghibur, tapi kalo dari segi cerita tidaklah terlalu dalam. Alasan logis bajak laut ingin merampas kapal Manny juga tidak terlihat kuat. Atau chemistry antara Manny dan keluarganya juga tidak terasa feelnya. Bahkan friendship, salah satu tema yang ingin ditonjolkan dalam film ini lewat Peaches (anak Manny) dan Louis (tikus tanah) juga kurang nampol. Tapi paling tidak, lewat film ini ada pesan moral yang bisa ditangkap dan terutama bisa tertawa-tawa senang atau hanya lewat cengengesan aja sudah cukup.

Oia, Jennifer Lopez menjadi salah satu pengisi suara baru dalam film ini. Dia memerankan karaktere Shira, macan abu-abu, yang masuk dalam kawanan bajak laut.

Last but not least, pastikan jangan telat karena di awal film ada short movie tentang Maggie, little baby dari simpsons family di tempat penitipan bayi. Shor movienya bagus, cukup memorable, jadi jangan sampai kelewatan ya!
(kacamata.blogspot.com)

CARS 2

Cars 2 (2011) - Fresh!


Genre : Animation
Score : 3/5
Secara tidak sengaja Lightning McQueen harus kembali bergabung dengan balap seri dunia akibat ulah Mater, mobil truk Derek shabatnya. Padahal niatnya balik ke daerah Mater hanya untuk rehat dari seri balap yang dikutinya sekaligus melepas kangen dengan kekasihnya, Sally termasuk dengan Mater sendiri dan teman-teman lainnya.
Berbekal tim ‘apa adanya’ mereka pun siap tur keliling dunia. Mater yang ikut sebagai salah satu anggota tim official tampil norak dalam berbagai kesempatan. Membuat McQueen sempat kesal dan justru membuat Mater sedih sampai berniat mundur dari tim. Hanya saja secara tidak sengaja Mater justru terjebak dalam permainan spionase level international.

Cerita kali ini cukup fresh. Tidak melulu seputaran rally dan tetek bengeknya. Bahkan kisah balap itu justru hanya sebagai media saja dari kisah utama pengungkapan kasus misterius yang melibatkan spionase Finn dan Holey. Bahkan adegan pembuka dalam film ini cukup unik, tampil ala film action James Bond atau sejenisnya.
Dalam kisah ini, McQueen bersaing ketat dengan mobil balap F1 yang songong di arena balap, sementara Mater berjuang di luar arena menjadi ‘James Bond’ wannabe untuk menyelamatkan sahabatnya. Dan overall bisa dibilang, Mater justru menjadi  pusat perhatian karena kekonyolan dan keberuntungannya itu.
Meski beberapa orang berpendapat, Cars adalah proyek ‘anak tiri’ dari Pixar, tapi menurutku kualitas gambar dan cerita Cars 2 ini being better than before. Menarik dan diuar dugaan. Yahhh seperti kebanyakan formula animasi lainnya, film ini dengan mudah ditebak endingnya.
Film yang enjoyable, layak ditonton bersama seluruh anggota keluarga. Selamat ber ‘Kachoww’ ria!
 
(kacamata.blogspot.com)

CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Crazy Little Thing Called Love - Berubah demi cinta

Genre : Komedi Romantis
Score : 3 of 5 stars

Setelah sukses menyukai film Thailand bergenre RomCom lewat film Bangkok Traffic Love Story, gw coba kembali mencoba satu judul film yang lumayan sering muncul dalam timeline twitter gw. Yup, judul ini dan begitu ketemu langsung dibeli dan gw putar.

Ceritanya tentang Nam, seorang gadis belia jelek, item, kumal, yang jatuh cinta terhadap Shone, kakak kelas primadona di sekolahnya. Dia menjadi secret admirer dalam waktu yang lama. Beberapa hal rela dia lakukan hanya demi melihat sang pujaan hati, seperti memilih toilet di lantai atas sekolah agar bisa lewat depan kelas Shone. Secara perlahan dia mulai berubah dan menjaga penampilan. Kemampuan akademik dan prestasi-prestasi juga terus diraih hingga kemudian dia bisa jadi populer di sekolahnya.

Tapi perubahan si buruk rupa menjadi angsa putih yang elegan tidak membuat kisah cinta Nam dan Shone menjadi lancar. Nam tetap susah menyampaikan perasaannya selama ini. Bahkan sahabat Shone muncul sebagai tembok penghalang di antara mereka.



Kisah cinta ini sungguh klise. Tapi bukan berarti film ini akan jadi terasa basi dan tidak menarik. Menurutku ada kekuatan tersendiri dari film ini. Mungkin tema cerita yang down to earth dan sebagian besar pernah dialami oleh manusia yang sedang jatuh cinta. Bingung harus bagaimana untuk menyampaikan perasaannya.

Sentuhan komedinya juga tidak terlalu berlebihan. Memang sih, gw lebih ngakak nonton Bangkok Traffic Love Story, tapi sense of humor film ini juga menyenangkan dan menyegarkan. Mungkin juga karena pemainnya lucu-lucu dan fresh di mata, jadi enak aja ngeliatnya



Satu-satunya yang menjadi titik terlemah film ini di mata gw adalah, sutradaranya masih ngotot makai pemain-pemain utamanya yang jelas berumur belia untuk memainkan karakter mereka di 9 tahun kemudian. Bagaimanapun dewasanya dandanan dan make up mereka tidak akan bisa menyembunyikan wajah, ekspresi dan tingkah belia mereka!

Film ini cocok ditonton rame-rame bersama teman se-gang atau keluarga.

(kacamata.blogspot.com)

RAPUNZEL : A TANGLED TALE

Rapunzel : A Tangled Tale : Putri berambut ajaib

Genre : Animation
Score : 4 of 5 stars

Film dibuka dengan sejarah singkat tentang kelahiran bayi kecil yang hampir tidak selamat, berhubung sang ratu sedang sakit parah. Satu-satunya yang bisa menyelematkan nyawa sang Ratu adalah bunga ajaib yang disembunyikan Mother Gothel untuk kepentingan pribadinya.

Bunga itu memang ajaib, cukup dengan berbanyi maka keabadian akan terus dimiliki Gothel. Tapi akhirnya bunga itu ditemukan juga. Ratu sembuh dan ajaibnya khasiat bunga menurun ke bayinya, Rapunzel.

Gothel, merasa sumber kehidupannya ada di bayi kecil, dia pun menculik dan menyembunyikan Rapunzel di sebuah menara tinggi yang tersembunyi dalam sebuah lembah di antar gunung. Hingga berumur 18 tahun, Rapunzel tidak pernah keluar sekalipun. Rambutnya tidak boleh dipotong karena akan kehilangan khasiatnya.

Niat untuk turun dari menara melihat dunia luar terutama lampion terbang yang selalu ada pas di hari ulang tahunnya, tentunya di tentang, "ibu" Rapunzel, Gothel. Hingga kemudian Rapunzel bertemu Flynn Ryder, pencuri mahkota kerajaan yang nyasar sembunyi di menara itu.

Bersama Flynn, Rapunzel keluar meraih impiannya.

Saya tidak terlalu ingat cerita tentang Rapunzel meski pernah baca. Yah Rapunzel masih kalah tenar dengan dongeng Cinderela, Putri Tudung Merah atau Litle Mermaid...

Saya suka film ini. Animasinya indah. Warnanya cerah dan sangat menyejukkan mata. Part romantisnya dapat, tapi part kocak dan konyol khas animasi nya juga tetap tidak tertutupi.


Ini adegan yang sangat romantis menurut gw di film ini


Dan ini salah satu adegan kocaknya... tokoh kuda (Maximus) yg slalu biking nyengir bahkan ketawa




Hampir kelupaan...
Gw suka banget suara Rapunzel pas dia nyanyi lagu Healing songnya :

Flower Gleam and glow
Let the power shine
Make the clock reverse
Bring Back What was once mine

Heal what has been hurt
Changes the fates design
Save what have been lost
Bring Back What was once mine

What was once mine


(kacamata.blogspot.com)

KUNGFU PANDA 2

Kungfu Panda 2 - Xiao Po, u are hilarious!

Genre : animation
Score : 3.5/5

Kisah Po Panda yang ternyata adalah Dragon Warior, berlanjut. Bersama The Furious Five, mengemban tugas menyelematkan daratan cina dari Shen Merak yang berambisi sejak dulu kala. Kali ini Shen memiliki peralatan baru yang katanya bisa mengalahkan kungfu manapun di daratan cina ini. Berbekal peralatan itu, Shen pun bermulut besar akan mudah mewujudkan ambisinya, meski Dragon Warior dan The Furious Five ada di depan menghadangnya.

Sementara itu, walaupun sudah menjadi Dragon Warior, Po masih memiliki sebuah masalah tentang masa lalunya. Siapa dia dan dari mana dia berasal. Hal itu semakin terusik ketika Shen ternyata mengetahui semua pertanyaan itu.

Meski film ini terhitung basi karena telat masuk di bioskop Indonesia, tapi saya tetap berada pada barisan terdepan untuk menyaksikan kelanjutan kisah Po, Master Shifu, Tigress, Crane, Monkey, Viper dan Mantis. Yah, masih teringat jelas bagaimana film sebelumnya begitu berhasil memikat hati dengan memadukan cerita yang bagus, lucu dan sarat pesan moral dengan rentetan action yang keren serta tentunya gambar yang menarik.



Guyonan di film ini masih ada dan meski beberapa sudah sedikit basi tapi masih aja lucu dan tetap berhasil membuat sebagian besar penonton dalam bioskop tertawa terbahak-bahak. Kelakuan Po memang ngegemesin banget, terutama ketika adegan flashback Po masih kecil, dia bener-bener lucu. Suaranya, perawakannya, tatapan matanya, semuanya. Asli lucu!

Kalo dulu Po berhasil mengeluarkan semua potensial yang ada dalam dirinya berkat kata-kata "There is no secret ingredient! To make something special, you just believe it's special!" dari 'bapak'nya. Kali ini kata-kata yang berhasil membuat Po bisa menghadirkan inner peace dalam dirinya berasal dari peramal kambing betina yang berjenggot. Your story may not have such a happy beginning, but that doesn't make you who you are. It is the rest of your story, who you choose to be. So, who are you, panda?"

Satu lagi kehebatan film ini, semua pengisi suaranya adalah pemain papan atas. Jack Black, Angelina Jolie, Dustin Hoffman, Gary Oldman, Jackie Chan, Lucy Liu, Michele Yeoh, Seth Rogan sampai Jean-Claude Van Damme. Cuma yang herannya beberapa pengisi suara itu tidak memiliki dialog selain ngikik dan teriak. Jackie Chan mungkin perlu memikirkan lagi kalo ditawari mengisi suara si Monkey. Menurutku itu sedikit pathetic -__-" hahaha Just saying



Satu-satunya yang menjadi catatan minus buat saya di film ini adalah adegan action yang menurutku berkurang porsinya. Tidak cuma sedikit tapi kurang wah, jauh dibandingkan dengan kungfu Panda sebelumnya yang sarat dengan adegan action yang mendebarkan dengan cinematography yang enak di mata. Masih ingat jelas bagaimana proses Tai Lung yang lolos dari Azkaban (hehehe salah fokus) kan? Atau ketika pertempuran antara The Furious Five vs Tai Lung di jembatan gantung? Atau pertempuran akhir yang lucu antara Po dan Tai Lung? Semuanya dahsyat! Tapi ini? Bagus sih, cuma kurang aja! I want more!!!

Well... ini bisa menjadi pilihan menarik untuk ditonton sekeluarga. Overall enjoyable.

(kacamatafilm.blogspot.com)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MOVIE STORY - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger