Latest Movie :
Recent Movies

Tuesday, March 26, 2013

ROOFTOP PRINCE

rooftop prince k-drama review : craving for more!

Actually film ini udah gw tonton abis UAS kira-kira 3 minggu yang lalu, tapi entah kenapa tueteeepp aja nyantol di otak. kayaknya emang mesti gw tulis deh supaya menjaga kewarasan gw tetep berada di level normal. haha.. sooo..here we go, k-drama emang ngga bisa lepas dari yang namanya romantisme yang melelehkan dan humor yang kadang agak jayus. daaaan, apa kerennya drama ini?! simply because it contained them. namun dengan kadar yang nggak biasa, Rooftop Prince menawarkan romantis yang asik, humor yang BENERAN BIKIN NGAKAK MAMPUS, selipan misteri dan berhasil memainkan emosi penonton (yang berusaha untuk tidak dipengaruhi seperti gw) dari awal episode sampai habis! aaaaa..ditambah lagi dengan soundtrack yang dinyanyiin (salah satunya) oleh Jay Park, jadi deh drama korea yang bikin gw craving for more and more!

dari sisi romantisme yang diusung, adegan ketiduran bareng di dalam bus, lari-larian ngejar bus dengan aktris yang diem didalem, nontonin kembang api, marah-marahan yang unyu emang udah biasa, tapi entah kenapa itu menjadi alasan wajib kenapa k-drama masih digandrungi banyak orang sampe sekarang. 
si pangeran suka abis sama yakult, haha
Park Ha dengan cinta 3000 tahunnya *melted
daaaan yang paling gw suka tentu saja aktornya yang makin diliat makin keren aja :3 oh, please welcome Micky Yoochun! 
aktingnya makin lama makin bagus aja sih, suka banget sama gaya jalannya dengan dua tangan yang diletakkan di belakang-dengan tegap dan penuh wibawa-prince look alike banget! belom lagi sama ekspresi nya abis nyicipin makanan jaman sekarang yang ngga pernah dia temuin di kerajaannya, haduuu beneran ngegemesin :3 haha..
1001 ekspresi! bener-bener aktor yang pantes di acungin jempol deh!


esensi penting dalam Rooftop Prince yang ngga bakal terlupa pastinya dengan adanya para aktor dan aktris yang memainkan peran mereka masing-masing dengan sangat maksimal berdasarkan cerita nya yang keren dan extraordinary abis! baik itu peran antagonis maupun protagonis, ah beneran kerennya abis abisannnnnnn. 
protagonis dengan karakter unyu-nya masing2 XD
si polos dan penuh cinta dari Playful Kiss as the male antagonist. keren!
dan juga mungkin karena faktor gw-nya sendiri juga suka drama korea dengan alur maju mundur, dan cerita yang ada unsur kerajaan jaman dulu-tapi tetep futuristik. hehe
simak juga soundtrack nya, yang paling gw suka selaen Happy Ending - Jay Park, adalaaaahh : After a long time.
 
oh ya, satu yang ngga bole ketinggalan, pesan yang gw dapet dan sangat kentara dari drama ini yaitu :
bila seseorang memang diperuntukkan untukmu, 
maka kemana pun dan sampai kapanpun juga, 
pasti akan dipertemukan denganmu. 
ah, what a great k-drama. you should go watch for it! :')
 
http://mybubblenanana.blogspot.com

Sunday, February 17, 2013

DEMI UCOK


Demi Ucok - 2013

Genre : Komedi
Skor : 3/5
Demi Ucok adalah pilihan tepat untuk bersantai dan ngakak-ngakakan bersama teman se-geng. Ga cuma ceritanya yang membumi (terutama untuk orang yang belum menikah) tapi juga cara penyampaiannya yang simple, ringan dan kocak.

Gloria Sinaga adalah anak semata wayang Mak Gondut. Dia adalah film maker yang berambisi membuat film yang besar, bukan amatiran dan pastinya berkelas. Hanya saja mimpinya itu terbentur dengan adat tradisi suku Batak. Mamaknya yang eksis dan gaol abis sudah menyinggung abis-abisan tentang pernikahan Gloria yang ga kunjung ada tanda-tandanya. Gloria juga sepertinya sudah kebal dengan perintah, permohonan atau ledekan mamaknya itu. Mereka pun bertengkar dan Gloria memilih kabur dari rumah.



Tapi yang namanya mak dan anak tidak dipisahkan sehebat apapun pertengkaran itu. Gloria pun sadar bahwa mamaknya berbuat seperti itu karna dia cinta sama Glo. Kasih ibu sepanjang masa dan tak harap kembali

kemudian bayang-bayang mak Gondut pun terhampar waktu bilang “Kukasi kau duit 1 milyar asal kaunya kawin dulu sama orang batak!” Ekspresinya begini



Hahahaha... GOKIL!

***
Film ini berhasil buat gw ngakak di beberapa part. Bahkan dialognya yang ringan, simple tapi cerdas dan berisi berhasil jleb-jleb gw. Kalo sudah pernah nonton film Cin(t)a, nah ini film besutan sutradara yang sama. Tampilan film ini juga menarik, sangat komikal dan selewatannya berhasil gw ketawa lebar. Seperti tampilan pesta pernikahan orang Batak yang pernah gw alami itu benar-benar lucu!

Beberapa part dari film ini sengaja digambarkan lebay. Tapi lebaynya itu justru berhasil mengundang tawa. Makanya film ini cocoknya ditonton rame-rame, bisa sambil ledek-ledekan. Apalagi kalo diantara kalian ada yang berasal dari suku batak, bisa cross check langsung apa benar orang batak seperti itu.

Gambaran hubungan nyokap dan anak putrinya itu pas. Mungkin ga terliat biasa tapi ngena. Castnya juga cocok! Manyun-manyunnya Glo atau norak-noraknya Mak Gondut yang jadi tokoh sentral film ini sangat pas. Fyi, mak gondut ini berhasil meraih piala citra loh untuk kategori pemeran pendukung wanita terbaik.


Mungkin satu-satunya yang menjadi kekurangan film ini, penyelesaian film yang terkesan buru-buru, jadi endingnya ga terasa wah. Oia, cerita yang endingnya nanggung ini mungkin karena kisah aslinya memang belum ada penyelesaian. Katanya film ini memang berdasarkan pengalaman hidup sang sutradara. Sense of humor nya juga "agak" sedikit menurun di pertengahan film jadi terasa agak monoton tapi itu msih lebih baik dari film Jomblonya Hanung Bramantyo yang juga menampilkan scene komikal dan inovatif bernuansa kental komedi di awal filmnya.

At last, gw rekomendasiin film ini untuk ditonton rame-rame!
(kacamata.blogspot.com)

THE SPY NEXT DOOR

The Spy Next Door - The Spy vs kids

Genre : Action + Komedi + Keluarga
Score : 1.5 of 5 stars

Film yang terhitung lama sudah beredar di Indonesia akhirnya tertonton juga. Meski dengan setengah hati dan berapa kali pause :D Motivasi paling kuat untuk mutar film ini ya, karena Jackie Chan tentunya. Nothing else.

I'm a big fan of him! Tapi sayang banget gw kecewa dengan film ini.

Ok kita cerita dulu sinopsisnya ya...

Bob Ho adalah seorang mata-mata international yang bekerja untuk pemerintah America. Dia mengundurkan diri dari tugasnya karena ingin menikmati masa tuanya dengan hidup normal. Menikah dan memiliki keluarga. Pilihannya jatuh pada wanita single mother, Gilian yang memiliki 3 anak.

Ternyata untuk mendapatkan mereka tidaklah semudah menaklukan para penjahat, ke 3 anak GIlian protes dan tidak ingin memiliki ayah baru. Kesempatan untuk saling kenal dan dekat pun datang ketika Gilian harus ke rumah orangtuanya tanpa harus membawa 3 anaknya. Bob menawarkan diri, siap menjadi pengasuh.



Tanpa dikehendaki, Bob yang memiliki banyak musuh, akhirnya menyeret ketiga anak ini dalam kasus yang rumit dan berbahaya.

Ceritanya sangat biasa. Tidak ada yang baru sama sekali dalam kisah ini. Anak-anak, konflik bahkan adegan action Jackie Chan pun tidak ada yang baru. Gerakan manjat-manjat, memainkan tangga dan menaklukan musuh dengan peralatan yang ada di sekitar, semua bisa tertebak. Pokoknya semua aksi dan guyonan Jackie old school semua. Too bad!



Jangan tanya endingnya, i think we already know before we watch it!

(kacamata.blogspot.com)

Saturday, February 16, 2013

HACHIKO

Hachiko : A dog's story - Based on true and touching story

Genre : Drama (true story)
Score : 3.5 of 5 stars

Tidak pernah terlintas dalam kepala akan menonton film ini. Sampai ketika saya ada di penjual DVD langganan. Mbaknya memaksa saya menontonnya. "Ga rugi mas!" Bahkan ketika saya akan pergi meninggalkan tempat itu, sempat-sempatnya dia berteriak, "Putar filmnya yang paling pertama, mas ya!" Kejadian pertengahan bulan Februari yang cukup menggelikan.

Filmnya memang akhirnya aku beli, tapi kemudian harus mengalah dengan deretan judul film yang memang sudah diniatkan untuk ditonton. Hingga kemudian film ini direview satu persatu oleh teman reviewer dengan skor di atas rata-rata, dan kemudian saya melihat iklannya sedang main di jaringan bioskop Jakarta.

Well, akhirnya saya pun menariknya dari box dan mulai memutarnya.

Film diawali dengan cerita seorang murid di depan kelas yang membanggakan anjing kakeknya sebagai Pahlawan dalam hidupnya. Anjing yang sangat setia terhadap kakenya, Professor Parker Wilson.

Cerita flash back pun bergulir. Asal muasal seekor anak anjing yang saaaaangat lucu (beneran lucuuuuu banget)! Anak anjing itu jatuh dari tumpukan paket di stasiun kereta. Prof. Wilson lah yang menemukan. Mereka langsung akrab.

Setelah berusaha mencari pemilik aslinya atau juga mencari orang yang ingin merawatnya tapi tak kunjung ketemu, akhirnya Anak anjing itu pun di rawat sendiri. Awalnya, Cate, sang isteri, menolak, hingga kemudian luluh juga melihat kedekatan antara suaminya dan anak anjing itu.

Hachi adalah tulisan yang tergantung di leher anak anjing. Artinya delapan. hachiko termasuk anjing langka, anjing kerajaan di negeri Jepang. Begitu penjelasan Ken, sahabat Prof. Wilson.

Waktu berlau, mereka semakin akrab. Hachi selalu mengantar Prof Wilson ke stasiun kereta dan kemudian menjemput Prof. Wilson keluar dari stasiun di tempat yang sama dan jam yang sama. Hingga kemudian terjadi peristiwa yang membuat Prof. Wilson tidak lagi bisa pulang.

Tapi, Hachiko tetap setia menunggu tuannya keluar dari stasiun. Bahkan ketika dia harus pindah ke kota lain karena ikut dengan Andy, putri Prof Wilson, Hachi pun kabur agar bisa berdiri di tempat yang sama dan jam yang sama di depan stasiun. Berharap tuannya pulang dan memeluknya.

Cerita yang fantastis. Terlebih lagi, cerita ini adalah kisah nyata. Sangat mengharukan ketika tau ada Anjing yang begitu setia terhadap tuannya. Kesetiann yang terus diperlihatkan selama sembilan tahun ke depan setelah tuannya meninggal. Kesetiaan yang ditunjukkan sampai Hachiko pun mati.



Tidak heran oleh warga setempat, Hachiko dijadikan sebuah monumen, simbol kesetiaan. Patungnya berdiri tepat di depan stasiun Shibuya, Tokyo. Konon tempat di mana Hachiko selalu berdiri menunggu tuannya.



Film ini lebih terasa feelnya karena, sang anjing benar-benar berakting sangat natural. Saya bisa melihat muka sedihnya ketika kehilangan tuannya.

(kacamata.blogspot.com)

SHERLOCK HOLMES : A GAME OF SHADOWS

Sherlock Holmes : A Game of Shadows (2011)

Genre : Mystery and Suspense
Score : 3/5
 
Film ini jelas menjadi salah satu target wajib nonton ketika resmi ditayangkan di akhir tahun 2011. Mengingat di film sebelumnya banyak kejutan yang menyenangkan yang diberikan Guy Ritchie.

Sherlock dan Watson kembali bermain-main dengan sebuah permainan yang dihadirkan musuh bebuyutannya Prof. Moriarty. Mereka mencoba mencari benang merah untuk mengetahui kemana tujuan Moriarty melakukan teror sebenarnya. Awalnya Watson yang diceritakan akan menjalani hidup baru dengan menikahi Mary, sudah tidak bermain dengan permainan rahasia ini, tapi ternyata dirinyalah awal dari permainan ini. Yup, Watson menjadi target Moriarty untuk mengacaukan investigasi Sherlock.

Film yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini sungguh diawali dengan pembukaan yang boring dan bertele-tele. Beberapa part mampu membuatku memejamkan mata berulangkali. Penjelasan-penjelasan yang tidak penting justru menjadi titik lemah cerita ini. Untungnya di setengah film berikutnya, Ritchie mampu memberikan suguhan aksi yang menarik dan mampu membuat penonton menarik nafas dalam, terutama pas adegan baku tembak di dalam hutan! Keren banget. Ketika si sniper andalan Moriarty mengatur nafas, gw pun baru sadar bahwa gw juga kehabisan nafas. Hehehe...


Dialog-dialog cerdas dalam film ini terasa tidak lagi menjadi suatu suguhan yang menarik atau tidak lagi menjadi surprise sebagaimana dalam film sebelumnya. Visual yang menggambarkan ketajaman otak Holmes dalam memprediksi kejadian berikutnya juga bukanlah hal yang baru. Demikian pula dengan unsur komedi yang diselipkan baik berupa kalimat atau gimmick juga ga terlalu lucu meski ada juga sig beberapa yang berhasil membuatku tertawa.

Yang gw notice dalam film ini adalah keterikatan emosional antara Holmes dan Watson berhasil dihadirkan oleh Downey dan Law. Sebuah hubungan pertemanan yang orang luar liat mungkin gila tapi sebenarnya dalam.


Pengorbanan Holmes ketika membela Watson dari serbuan Moriarty sangat jelas terlihat. Dan ketika Watson kalut melihat Holmes tergeletak kaku karena luka yang diderita pun bisa kita lihat. Great for them!

Oia, 'pergulatan' antara 2 sosok jenius nan briliant antara Holmes dan Moriarty bener-bener menarik. Kompetisi yang murni melibatkan pikiran dan intuisi mereka.

(kacamata.blogspot.com)

DESPICABLE ME

Despicable Me - Sisi baik dari tokoh jahat

Genre : Animation
Score : 3.5 of 5 stars

Gru adalah salah satu tokoh jahat yang berperan besar dalam kegiatan kriminalitas yang terjadi di dunia. Makanya bank kriminal selalu memberikan bantuan kepadanya untuk memperlancar rencana jahat Gru.

Salah satu rencana jahat terbesar adalah, mencuri bulan! Dengan mengandalkan senjata pengecil yang dicuri dari timur tengah, maka rencana ini akan sukses. Hanya saja biaya untuk membuat roketnya tidaklah cukup. Sementara Bank Kriminal itu sudah berpaling ke tokoh jaha baru, Vektor.

Gru merasa Vector menjadi saingan terbesar. Belum lagi senjata pengecil, berhasil dicuri oleh Vector dari tangan Gru. Untungnya Gru melihat celah. Dengan mengadopsi 3 gadis kecil yatim piatu, Gru merasa bisa merebut kembali senjata itu. Ternyata mengadopsi 3 anak itu tidak segampang yang dipikirkan. Ada banyak hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Gru. Tapi kebersamaan itu justru membangkitkan sisi lain dari Gru. Sisi kelembutan yang selama ini selalu ditutupi akibat trauma masa kecil.


Bagi yang sudah menonton film Megamind, mungkin akan merasa ada kemiripan konsep cerita dengan film ini. Yup, film ini duluan rilis memang.

Hanya saja saya lebih menyukai cara bertutur dari film ini. Entah kenapa Despicable me lebih terasa humanis dibanding Megamind. Mungkin karena adanya tokoh ketiga anak kecil itu. Meski sempat kesal juga dengan keberadaan mereka, tapi yes, merekalah yang menumbuhkan emosi dalam film ini. Belum lagi Karakter minons yang lucu dan menggemaskan. I love them all!
(kacamata.blogspot.com)

MU LAN


MU LAN - Kisah seorang Jenderal Wanita

Genre : Action + Drama
Score : 3,5 of 5 stars

Ini bukan tentang Mulan Jamilah, yang mengklain diri sendiri sebagai mahluk paling sexy di dunia. Bukan!

Mulan di sini adalah Mu Lan sang legenda di daratan China. Kisah hidupnya menjadi inspirasi banyak orang. Tidak heran pula, kisahnya kemudian diangkat ke dalam layar lebar berbagai versi. Menurut Tante Wikipedia tercatat tidak kurang dari 9 film, termasuk versi animasinya Disney!

Dan ini adalah film terbaru yang kembali mengangkat kisah Mu Lan. Salah satu pilihan film yang menemaniku di kereta, perjalanan rumah - kantor - rumah :D

Do i have to tell u again about Mu Lan's story here?

Oke... buat kalian yang belum pernah menonton atau mendengar ceritanya, begini :

Ketika negeri China sedang dilanda peperangan, keluarlah Fatwa Wamil bagi semua kaum lelaki yang ada, termasuk Ayah Mu Lan. Karena ayahnya sakit-sakitan, Mu Lan (Vicky Zhou) pun berinisiatif menggantikan peran ayahnya di medan perang, dengan menyamar sebagai pria.



Meski bergender wanita, Mu Lan sangatlah berani. Dan keberanian Mu Lan pun menuai hasil. Dia diangkat menjadi jenderal mendampingi Wen Tai, pangeran kerajaan dalam memimpin pasukan peperangan. Bersama Wen Tai, Mu Lan terus bergerak menyerang.

Mu Lan tidak hanya kuat dan berani, tapi juga cerdas. Terbukti beberapa strategi perang yang diterapkan selalu berhasil kemenangan, meski lawan memiliki jumlah pasukan yang lebih banyak.

Hingga kemudian peristiwa naas pun menimpa Mu Lan dan pasukan perangnya.

Film kolosal seperti ini, memang selalu menarik untuk ditonton. Mungkin karena saya dibesarkan dengan film-film lokal kolosal bergaya Brama Kumbara atau Arya Kamandanu :P

Menariknya lagi, film ini sebenarnya tidak terlalu menjual sisi peperangan. Tapi sisi humanis seorang wanita yang terpaksa terjebak di medan laga. Yang tidak mengenal kata perasaan. Membunuh adalah hal biasa. Menyaksikan mayat lebih biasa lagi.

Setangguh-tangguhnya Mu Lan, sisi wanitanya juga keluar ketika berhadapan dengan Wen Tai. Percintaan yang tidak biasa tapi tetap mengena. Saya suka. Endingnya apalagi.

(kacamata.blogspot.com)

The Impossible Quiz

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MOVIE STORY - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger